Getar Hati Para Pemimpi


Sebiru Hari Ini...

Ia pemuda biasa. Lahir dari keluarga miskin lagi pengungsi. Ia bermimpi untuk melawan kedzaliman yang mencakar koyak wajah bumi para Nabi, tanah kelahirannya, sejak pertengahan abad lalu. Suatu hari masih dalam sengatan mimpinya, ia bersama teman-temannya membuat sebuah acara kemah ketangkasan di pantai Gaza. Dan dari sanalah kisah menakjubkan itu dimulai.

Di akhir acara mereka berlomba, mereka saling adu ketahanan. Siapa bisa melakukan head stand, berdiri dengan kepala dalam jangka waktu terlama, dialah sang pemenang. Sang pemenang berhak digendong bergantian selama perjalanan pulang.

Tiap menit, satu demi satu peserta menyerah. Lalu tinggallah dia sendiri, pemuda itu. Dia masih terus bertumpu di atas kepalanya bahkan sampai beberapa jam kemudian! Gila! Teman-temannya berseru-seru.Tapi ia tak beranjak. Wajahnya dicobakan untuk tetap tersenyum. Hingga pada satu titik waktu, ia tak tahan lagi. Serasa ada yang meledak di kepalanya. Lalu ia jatuh. Sayangnya saat mencoba bangkit, ia limbung. Ia jatuh lagi. Dan kakinya sulit digerakkan…

View original post 391 more words

Advertisements

Tentang sebuah keyakinan (Kisah perjalanan umroh Teh Ima)


Hakikat ke baitullah adalah MENEMUKAN ALLAH.. Allahu Robbi.. Sungguh tercambuk dengan sharing dari si teteh yg inspiring ini.. Betapa saya yang kerdil ini masih berkekurangan, entah itu ilmu apa lagi amal *plakkk* .. Astaghfirulloh.. Ighfirli ya Rabb…

Sebiru Hari Ini...

Assalamu’alaikum..

Mau sedikit sharing, kisah teman saya, Teh Ima yang baru saja pulang umroh. Teh Ima ini mahasiswi UI tahun akhir, dulu barengan saya di rohis SMA. Orangnya subhanallah humble pisan. Tapi prestasinya luar biasa. Bagian prestasinya semoga saya bisa buat postingan khusus nanti (siap-siap tami wawancara ya Teh :D).

Ini saya copas dari sumbernya langsung dengan sedikit editan. Semga ada hikmah yang bisa diambil dan mnjadi semakin kuat kerinduan untuk menjadi tamu Allah di Tanah suci
Bismillah…

Si teteh memulai sharing dengan satu quote dari ustadzahnya

Saya selalu diingatkan sama ustadz disana :

“Memulai menyamakan frekuensi, menata keyakinan…”

Satu-satu nya yg berhak mengundang setiap orang ke tanah suci adalah Allah. Hanya Allah..

” wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Allah, maka kamu akan menemui Nya” al insyiqaq :6

Berawal dr sebuah tulisan mimpi di bulan Ramadhan kmarin, “umrah taun 2014” dan kemudian di recall kembali saat bulan…

View original post 1,963 more words