Urusan ini


Rabbanaa.. Aatinaa.. milladunka rahmatan wahayyi lanaa min amrina rasyada..

Ya Tuhanku, berilah rahmat pada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan ini… (Al-Kahfi:10)

Dalam gigil kecemasan, riuh ketidakpastian dan tingginya pengharapan. Moga Allah selalu berkenan membimbing dan mengarahkan diri ini agar selalu menomorsatukan-Nya.

Sungguh nikmat-Nya tak terbilang, sedang syukur ini kadang timbul tenggelam. Ampuni si pandir ini Rabbi..

Bimbing ia dalam keterjagaan dan keberkahan selalu. Selalu.

 

Jangan banyak alasan


Seringkali… Kita menetapkan standar yang sangat sederhana untuk absen.. Ya, seringkali..

Padahal sinyal yang diberikan adalah “Laa yukallifullohu nafsan illa wus’ahaa..”.. Allah tidak akan membebani suatu kaum diluar kemampuannya. “Diluar kemampuannya” ini yang sering jadi alasan. Ayolah, jangan banyak alasan.. Berjuanglah sampai titik darah penghabisan. Life is strong finish (Champ).

Best Place


“Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.” (Q.S Al-Mu’minuun: 29)

Lagi-lagi.. selama ini doaku duniawi.. Masih saja berputar pada permintaan “Ya Allah, tolong, tempatkanlah hamba di tempat yg nyaman, indah, dan begini, begitu…”

Ah, dunia sekali lah..

satu ayat diatas menyentak saja, sangat kuat. Berdebam keras ke ulu hati. Paham, dimanapun itu, ada atau tiada sakura, nyaman atau tidak. Terpenting adalah berkah. Dahsyat sekali perkara berkah ini.. Masya Allah..

Moga selalu dimampukan menyerap hikmah hingga ke saripatinya..

Allah, mohon tempatkanlah hamba dan orang-orang beriman yang Engkau cintai di tempat-tempat yg Engkau berkahi..

 

 Kini harusnya sudah tak menggalau lagi dgn perkara ini.. Dimanapun, asal Allah ridha ❤