Lelaki kuat nan tajam bashirahnya…

Thaahaa

Maa anzalna ‘alaikal qur’aana litasyqaa (Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah)

Illaa tadzkiratallimayyakhsyaa (tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),

Tanziilammimman khalaqal ardha wassamaa waatil ‘ulaa (yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. )

Arrahmaanu ‘alal ‘arsyistawaa ((Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas ‘Arsy)

Lahuumaa fissamaawaati wa maafilrdhi

wamaabainahumaa wamaa tahtatsaraa (Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.)

Wa intajhar bilqauli fainnahu ya’lamussirra wa akhfaa (Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi)

Allahu laa ilaaha illa huwa; lahul asmaa ul husnaa.. (Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik), )

 

Qur’an Surat Thaahaa: 1-8

Air mata berderaian di pelupuk pemuda gagah nan termasyhur dalam pergulatan di Pasar Ukaz itu kala membaca petikan Surat ini…Lalu Allah menerangi hatinya yang jernih dengan titik-titik cahaya keimanan. Maka setelah ia memeluk erat iman itu, bashirahnya tajam nan murni… Setidaknya, ada beberapa ayat yang diturunkan untuk mempertegas pendapat lelaki ini,. 1) Katanya: Rasulullah, sebaiknya istri-istri Anda itu mengenakan hijab, sebab yang berbicara kepada mereka ada orang yang baik, ada yang jahat.” Maka turun ayat hijab (Q.S 33: 32-33 dan 59). 2) Tatkala istri-istri Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam berkumpul karena perasaan cemburu, lelaki ini berkata kepada mereka: Kalau kamu diceraikan mudah-mudahan Tuhan memberi ganti dengan istri-istri yang lebih baik, maka turun ayat ini (Q.S 66: 2-5).

Dan tentang akhlaknya ini, rasul terkasih bersabda tentangnya : “Allah telah menempatkan kebenaran di lidah dan di hati Umar”

Yap, dialah lelaki kuat yang tajam bashirahnya.. Umar Ibn Khathab..

 

Kini, sekuat apapun, tak akan ada lelaki yang Allah setujui pendapatnya dengan diturunkannya wahyu.. Tetapi sungguh saya yakin, masih ada lelaki sahaja yang dikaruniai bashirah tajam dalam nuraninya.. Setajam nurani Umar berkata.

🙂

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s