Dari kami untuk langit dan bumi

LANGIT

Langit selalu meramai. Menebar buih putih awan-awan cinta.

Sebagaimanapun aku berpijak,

Sebagaimanapun aku bersandar,

Sebagaimanapun aku terpagut,

Engkau langit selalu merunduk pada siapa yang menjadi tawananmu.

Karena hidup selayaknya punya misi yang mesti aku pahami.

Meski lemah,

Meski rapuh,

Meski patah,

Aku harus berdiri kokohmenatapmu wahai langit,

Agar asaku semencerah sinar pagimu,

agar amalanku semenantang bara siangmu,

agar lakuku semenyemburat merona senjamu,

Biar ku kelak dapat menatap gemerlap cahaya bintangmu di malamku.

*J*

BUMI

Bumiku, serendah apapun keberadaanmu kami berpijak padamu.

Menegaskan janji-janji masa depan di atasmu.

Sekering apapun tanahmu, aku masih disini.

Berdiri tegar menjejakimu, meresapi hidup dan saripati hidup diatasmu

Mengelana dari satu daratan ke daratan lain,

Mencicipi pahit manis hawa udara diatasmu

Pastikan aku kembali pada-Nya dengan keadaan terbaik di dalam perutmu..

Sebaik-baik keadaan kembali, saat aku hanya sendiri.

Sungguh, lapangnya engkau saat aku berada di atasmu wahai bumi,

Tak sebanding kala Ia berkenan melapangkanmu kala aku berselimut di dalam gelapmu.

*S*

 

29 April 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s