KKN Motion: Amazing Stuff ^^

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Heiiiiiiiiii kawan… kaifa haluk? lama tak berceloteh.. ada sebongkah rindu yang menggunung untuk menulis disini.. Ah, ternyata seorang saya masih amatir rupanya saudara, untuk menuangkan hasrat menulis itu.. makanya lama tak berselancar di dunia perblog-an ini..huftt..

But, it’s time to write.. waktunya menuliskan sejarah, setidaknya ada jejak, dimana tapak ini pernah menjejak, agar ada yg bisa ditinggalkan… So, check this out… ^_^

Tertanggal dari 2 Juli – 3 Agustus, saya bersama ratusan mahasiswa di kampus yg kebanyakan semester 6 & 8 diamanahi kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) tematik “Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pengembangan Ekonomi Lokal” di bilangan Kecamatan Cisarua. Kami terbagi menjadi 10 kelompok, sedangkan saya sendiri ada di kelompok yang di tempatkan di Kelurahan Cisarua.

Awalnya,personally, saya berpikir, this is will not work.. Merasa akan sangat berat, underpressure dan unconvenient sekali menjalankan KKN ini. Pasalnya, satu kelompok kami harus berada dalam satu rumah dalam jangka waktu sebulan.. Can you imagine that? Bagaimana sebagai seorang akhwat, diri ini harus menjaga baik raga dan hati agar terselamatkan dari perangkap syathoni.. Dari interaksi berlebih dan sebangsanya.. Dan disanalah, tarbiyah dzatiyah diri ini diandalkan..*tergugu… T_T

Inginnya berlari, pergi meninggalkan tempat KKN itu, tapi teringat bahwa kehadiran kami disana bukan sekedar hidup bersama, namun ada hal yg lebih penting yang harus kita perhatikan : “KEBERMANFAATAN”.. Yepp !!! apa manfaat yang dapat masyarakat Kelurahan Cisarua dapatkan dari kehadiran kami yang konon di labeli dengan nama kebesaran “mahasiswa” ini.. Sebagaimana hadits yang berbunyi:

Sebaik-baik manusia adalah dia yang paling bermanfaat bagi orang lain. (Al-Hadits)

Based on that mind, saya mulai putar haluan, mencoba berganti fokus, tanpa mengabaikan urusan menjaga itu.. Bahwa, keberadaan kami ditengah-tengah masyarakat haruslah memberi manfaat dan meninggalkan kesan mendalam bagi mereka.. Dan tentang menjaga,, Saya selalu mengazzamkan diri dan menyemangati diri bahwa:

“…..barangsiapa menjaga dirinya, maka Allah akan menjaganya…” (Al-hadits)

Thanks to the sister who love the blue sky that give me strenght and support. Yang setia mendengarkan celoteh terpenting hingga tertidak penting dari saya… *hugging*

Seminggu pertama, belum mulai banyak program yang di jalankan, masih berkisar pada silaturahim kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat. Bersosialisasi dan beradaptasi baik kepada masyarakat maupun dengan kawan seperjuangan.. Bersama kawan seperjuangan di Kel. Cisarua, Day by day, we have our chemistry.. Lambat laun, kami bisa berintegrasi, menyamakan persepsi, tanpa banyak selisih yang berarti, bersama tapi tidak melebur, tau seperti apa? Seperti Pelangi, Bersatu dalam gradasi warna berbeda namun serasi dan padu.. Amazing, Isn’t it?ūüôā

Oke, Adapun gambaran umum dari Kelurahan Cisarua adalah:

¬ěLuas Wilayah ¬† : 200 Ha
¬ěBatas Wilayah
a.Sebelah Utara   : Ds. Leuwimalang
b.Sebelah Selatan   : Ds. Cibeureum
c.Sebelah Barat   : Ds. Citeko
d.Sebelah Timur   : Ds. Batulayang
¬ěKetinggian dpl ¬† : 800 M
¬ěCurah Hujan ¬† : 33 mm/t
¬ěBentuk Wilayah ¬† : Berbukit
¬ěWilayah Administratif terdiri dari
a.Jumlah Kelapa Lingkungan   : 2
b.Jumlah Rukun Warga   : 5 RW
c.Jumlah Rukun Tetangga   : 19 RT
¬ěJumlah Penduduk dan KK
a.Penduduk   : 8841
b.Laki-laki   : 4460
c.Perempuan    : 4381
d.Jumlah Kepala Keluarga   : 2187

Then, setelah mengamati kondisi lingkungan, kami mulai menjalankan dua program utama yang perlu dijalankan: 1) Pengembangan PAUD dan 2) Pengembangan UMKM dan program tambahan lainnya..

1) PAUD

Sebagai satu-satunya kelurahan di Kecamatan Cisarua, Kelurahan ini memiliki penduduk yang padat dengan jumlah usia PAUD yang tinggi.. Selain itu, kondisi sarana pendidikan yang kurang mengakibatkan Inisiasi PAUD sangat dibutuhkan di daerah ini. Meskipun terdapat PAUD di RW 02, namun dengan letaknya yang jauh dengan tempat tinggal masyarakat di RW 01, maka masyarakat berhak memiliki PAUD di daerahnya sendiri. Oleh karenanya, In the Name Of Allah, kami mulai menginisiasi PAUD di Kampung yang dinamai Arayak-Cibereum ini.. Hal Pertama yang kami lakukan adalah Sosialisasi Pentingnya PAUD di Masyarakat Setempat..

ini dia..*tringgg*

Image
Sosialisasi Pentingnya PAUD dgn Tema ‚ÄúUrgensitas Pendidikan Anak Usia Dini dalam Pandangan Islam‚ÄĚ

 

Kedua, kami mengadakan Pendampingan Pendirian PAUD di Masyarakat dengan mengadakan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.. Dari sini, terbentuklah Struktur Komite PAUD, Struktur Pengelola dan Namanya.. Nevertheless, bukan sayur namanya kalau tidak ada sang asin: garam.. Seperti sayur, kegiatan kami yang satu ini mengalami masa asinnya. Ada konflik internal antar warga yang membuat kegiatan Inisiasi PAUD ini agak terkendala.. Dan begitulah caraNya mendidik kami.. Kami belajar mematangkan alam pikiran dan mendewasakan diri, dengan posisi sebagai problem solver, kami memetik banyak hikmah di masyarakat tentang kultur masyarakat, tentang seni bersosialisasi dan bernegosiasi.. Sempat ada keadaan¬†which is sangat menguras energi dan emosi kami,¬†temans sekelompok saya menyebutnya saat-saat “chaos”. Bukan.. Bukan chaos sambal atau chaos oblong temans. Tapi the real “chaos”… And finally, chaos pun terlewati, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, kami lulus dalam tahap per-chaos-an ini.. Alhamdulillahūüôā

And thankfully, nama PAUD AL-HAMBRA yang kami canangkan terbentuk sudah.. Bukan untuk sementara, tapi sementahun, bahkan selamanya,, kalau kata salah satu tutor dari masyarakat, semoga nama ini bertahan ‘Abadan abadaa.. Forever after.. *we hope so, Maam: ¬†Aamiin..*

saat-saat penting dan genting…

Image
Koordinasi dgn ToMas Kel. Cisarua

 

Ketiga, Mengajar PAUD…

This is it!! *wink*

Bagian yang paling berkesan dan mengharukan.. Awal mula saya harus mengajar,¬†nona-nona¬†¬†nano-nano rasanya.. Don’t know what to do banget.. hingga akhirnya, diberikan kenyamanan mengajar, dengan keterbatasan ilmu, keterbatasan suara (say suara saya dibawah rata-rata) karena mengajar PAUD berhubungan erat dengan suara untuk sing a song or something, daan keterbatasan pengalaman.. Tapi, inilah yang membuat saya nyaman di tempat KKN, berinteraksi dengan anak-anak yg pada dasarnya lucu stadium 4.. Dai suki da ^_^

Banyak belajar dari dan tentang anak.. Ada anak yang sangat introvert, ada yang cengengnya luar biasa, ada yang hiperaktif berlebih, ada yang stay cool anytime, ada yang charming, ah pokoknya, ada-ada aja…

the big question is, bagaimana caranya mengukir kebaikan dan keshalihan diatas batu yang mereka miliki.. di masa keemasan mereka, They’re like a diamond which is need special treatment… baik guru, orangtua, even lingkungan, sangat mempengaruhi proses tumbuh kembang mereka..

Teringat anak-anak perempuan, yang kalau sekolah dipakaikan baju muslim, eh, pas di rumah dibiasakan pakai baju alakadarnya.. duh,, mirisss:( kasihan anaknya.. Jadi berkontemplasi, bagaimana nanti kalau punya anak sendiri.. proses mendidiknya itu loh… jihad sekali pastinya..

Well, let’s check the studied activities:

This is it….^_^

Image
Ayyooo, kita berolahraga *sing*
Image
when they’re sing >> “Apa kata jari jempol? kalau belajar jangan ngobrol..”
Image
hasil mewarnai anak-anak kelompok B ^_^

This is us.. Para Eksekutor ^^…..

Tadaa..

Tadaaa
Ranger Kelurahan Cisarua

 

Well, for this time is enough..

I’ll tell much more about this Amazing stuff next time, Insya Allah..

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh…

*TBC ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s