Menunggu itu,..

Taufik Ismail

Menunggu itu sepi
menunggu itu puisi
menunggu itu nyeri
menunggu itu begini:
Sebuah stasiun kereta api
si negeri sunyi

Malam yang berdiri disini
Ada wajahmu dan wajahku
benarkah jadi begini?

Rambutmu hitam sepi itu..
Rambutmu putih sepi itu..
Sunyi ialah sebuah bangku kamar tunggu..
dan jam tua berdetik di atas itu..

sunyi itu tak pernah tidur
sunyi itu tamu yang bisu
Sunyi padang penembakan
sunyi tulang belulang

sebuah dunia yang nyeri
menyuruh orang menanti
Ada karcis, ada kopor tua
Perjalanan seperti tak habisnya,

Menunggu itu sepi
Menunggu itu nyeri
menunggu itu teka-teki
menunggu itu ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s